SAMPAH BERSERAKAN DI KOTA PENERIMA PIALA ADIPURA

- Jurnalis

Senin, 17 Juni 2019 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Kabupaten Lahat salah satu Kabupaten yang dinobatkan sebagai salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan peraih Piala Adipura. Penghargaan tersebut diberikan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.

Namun, predikat Lahat sebagai kota yang berhasil dalam pengelolahan kebersihan sepertinya berbeda dengan kenyataan di lapangan. Faktanya, pantauan Detiksriwijaya.com hari ini, Senin (17/06/2019) bertempat di Jalan RE. Martadinata, Pasar Lama Kota Lahat sampah limbah rumah tangga nampak berserakan dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Sebagian sampah bahkan ada yang tumpah dan berserakan di jalan hingga mengganggu lalu lalang pengendara yang sedang padat. Temon (32) salah satu warga setempat menuturkan, bau yang dikeluarkan dari tumpukan sampah ini sungguh menyengat dan sangat mengganggu.

Baca Juga :  Pemkab Empat Lawang Qurban 20 Ekor Sapi

“Lah biaso kak, kalau siang cak ini apo lagi. Baunyo tu, yang dak nahan becampur aduk. Entah ngapo belum diambek ambek wong kebersihan,”ujarnya.

Baca Juga :  Kajari Lahat Ingatkan Kades Jangan Lupa Daratan

Menurutnya, sebagai peraih Piala Adipura semestinya kejadian seperti ini tak musti terjadi. “Adipura ni kan rasonyo dari kemeterian langsung yang memberikan penghargaan, kalau kayak ini apo dak malu kito,” katanya. DS01.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru