Ketakutan Dikejar Team Tigers Polres Lahat, Satu Pelaku Perusakan Mess PT. SMS Menyerahkan Diri

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2020 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Kerja keras Team Tigers Satreskrim Polres Lahat yang terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perusakan perumahan mess PT. SMS akhirnya membuahkan hasil. Ferry satu dari dua pelaku perusakan mess pimpinan manager PT. SMS terjadi hari Senin, (20.01.2020) sekira jam 01.00 wib, di Sungai Saling Estate, Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat menyerahkan diri ke Mapolres Lahat kerena ketakutan dikejar team Tigers.

Dikatakan Ferry, usai melakukan pengrusakan dirinya mengetahui perbuatannya di laporkan ke pihak kepolisian. Sempat kabur dan kucing kucingan dengan team Tigers, akhirnya ketakutan Ferry menjadi, selain mendengar informasi team Tigers yang selalu tegas dalam menindak pelaku kriminal, dalam pelariannyanya pelaku selalu dihantui rasa was-was dan takut bila ditembak team Tigers atas apa yang dirinya telah perbuat.

Ferry sendiri dijerat dengan pasal 170 KUHP perihal perusakan, atas perbuatan yang dilakukannya pihak perusahaan mengalami kerugian materil hingga mencapai angka Rp 22.850.000 ( dua puluh dua juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah).

Bersasarkan nomor lapor polisi LPB / 18 / I / 2020 / RES LAHAT / POLDA SUMSEL, pelaku mendatangi mess manager perusahan menggunakan kendaraan jenis minibus sejumlah dua unit beranggotakan kurang lebih 30 orang. Sesampainya di lokasi kejadian, Ferry bersama rekannya yang berinisial RY (DPO) langsung masuk ke mess dimaksud dengan cara menendang dan merusak pintu mess.

Baca Juga :  PC NU DAN MARGA TIONGHOA GANDENG PENGADILAN NEGERI LAHAT SALURKAN RATUSAN SAK BERAS

Informasi lain menyebutkan, kedatangan Ferry bersama puluhan rekan kerjanya untuk menemui pimpinan perusahaan diduga adanya selisih paham antara pihak pekerja dengan perusahaan. Ferry bersama rekannya RY yang sudah seperti kerurupan tak menemukan orang yang dicari, kemudian langsung melampiaskan emosinya dengan cara merusak isi mess dan merusak kendaraan jenis minibus milik perusahaan usai melakukan perbuatan melanggar hukumnya kedua pelaku dan rombongan lainnya meninggalkan lokasi.

Sementara satuan reskrim yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mencari keterangan saksi saksi. Setelah diketahui nama nama pelaku Team Tigers Polres Lahat langsung menyebar, mencari informasi dan melakukan pengejaran bila mengendus keberadaan pelaku.

Lebih kurang 11 hari tertekan karena dikejar kejar team Tigers, puncaknya dini hari Sabtu, (01.02.2020) sekira pukul 00.30 WIB, Ferry didampingi Kepala desa (Kades) Beringin Jaya menyerahkan diri ke Polres Lahat. Kini, pelaku masih diminta keterangan guna proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Bersama Unsur Pemerintahan Kota Palembang Dir Tahti Polda Sumsel Dzikir Akhir Tahun

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Heri Yusman SH membenarkan ungkap kasus dimaksud. Dikatakannya, berdasaarkan arahan langsung dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto M.M pelaku tindak pidana dimaksud harus berhasil diungkap, lebih lanjut dikatakannya pihak Satreskrim Polres sudah mengantongi identitas pelaku lainnya yang sudah ditetapakan sebagai DPO.

“Ya satu pelaku sudah menyerahkan diri, sementara satu lagi masih terus diburu team yang sudah kita sebar di lapangan, kita dari satreskrim Polres Lahat sudah diminta Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto M.M untuk berhasil mengungkap menangkap pelaku perusakan di PT. SMS ini, mudah mudahan secepatnya pelaku lainnya segera kita amankan,”terangnya.

Heri menghimbau kepada RY agar segera menyerahkan diri. Dikatakan Heri tindakan tegas bakal diberikan apabila tetap tak mau menyerah. “Kami minta segera menyerahkan diri, kami tidak akan tolelir terhadap pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Lahat. Serahkan diri atau kami tindak tegas,”pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru