Selain Jorok Bis Dari Tambang Lahat Ugal-Ugalan Bahayakan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Warga Blok E, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat diresahkan aksi kebut-kebutan kendaraan jenis Bus angkutan massal yang diduga kuat Bus angkut karyawan salah satu perusahaan pertambangan batu bara di wilayah Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat.

Blok E, Kelurahan Bandar Jaya sendiri merupakan wilayah padat pemukiman penduduk. Pantauan di lokasi, Bus berwarna putih dengan nopol 7951 UF memacu kendaraannya melebihi batas maksimum 30KM/jam kecepatan ketentuan di pemukiman.

Ibrahim (55) warga Blok E mengaku sudah lama kesal dengan bis karyawan perusahaan tersebut terlebih dirinya mempunyai anak masih kecil dan orang tua yang setiap sore nya melakukan aktivitas keliling kompleks di luar rumah.

“Anak saya sering main sepeda jika sore hari dan ibu beres beres halaman depan pagar rumah, sangat takut kalau mendengar bis karyawan perusahaan batu bara yang melintasi komplek kami nanti nabrak,”ucap nya.

Baca Juga :  Gedung AKN Bagaimana Nasibmu Kelak

Hal serupa juga di alami Robi (40) yang rumah tidak jauh dari mess perusahaan tersebut ia sangat khawatir kalau sore hari hendak melewati jalan komplek jika mendengar mobil Bis karyawan melintas.

“Yang pastinya mobil bis karyawan itu melaju sangat kencang sopir nya ugal-ugalan seharusnya di kawasan yang padat penduduk seperti ini seharusnya sopir tidak semestinya memacu kendaraan nya,” sampai nya dengan nada sangat kesal.

Dikatakan Robi, kendaraan tersebut nampak kotor, hampir debu batu bara yang kemungkinan dibawa kendaraan dari lokasi tambang.

Baca Juga :  Adakan Istiqosah, Polres Lahat Ajak Jaga Kamtibmas Pilkada

“Juga sangat mengganggu pandangan, kendaraan bis warna putih itu juga kotor dan jorok. Sepertinya bawa kotoran batu bara dari tambang,”tuturnya.

Senada, Ketua RT 21 Kavling Blok E, Bakhtiar menyampaikan, dirinya juga sangat resah dengan lalu lalang Bis Karyawan perusahaan batubara yang selalu melintas dengan kecepatan tinggi. 

Dirinya menghimbau agar mobil bus karyawan batubara yang melintas dikawasan Kavling Blok E agar lebih santun dan lebih pelan berjalan dalam lingkungan perumahan. 

“Daerah sini banyak sekali anak anak yang maen sepeda, ditambah lagi kawasan sini banyak gang persimpangan yang dilalui oleh kendaraan bermotor. Kami harap saling menghormati warga di sini,”  sampai Bahtiar.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru