Kemenag Lahat Tercoreng, Oknum Kasi Penmad Pungli Guru

- Jurnalis

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat tersorot publik, bukan lantaran prestasi atau hal positif, kali ini kantor tersebut disorot pasang mata warga Kabupaten Lahat khususnya karna kantor yang sejatinya terhormat tersebut diduga kini menjadi sarang Pungli (Pungutan liar).

 

Praktek haram tersebut patut diduga kuat dilakukan oknum Kasi pendidikan madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Dugaan pungli tersebut mencuat lantaran beberapa Pahlawan Tanpa Tanda Jasa (GURU.red) yang mendidik di MI, MTS dan MA Negeri buka suara.
Modus yang dilakukan oknum Kasi Penmad tersebut, adalah bagi guru sertifikasi yang akan menandatangani SPTJM ( Surat Pernyataan Tanggung jawab Mutlak ) di Kasi Pendidikan madrasah( penmad) Kementerian Agama Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel, guru sertifikasi dengan dalih sumbangan  diminta menyetor sejumlah nilai mata uang mulai dari pecahan Rp. 100.000-.
“Duitnyo diminta katonyo untuk sumbangan setiap kami menyodorkan SPTJM ke bagian Penmad di Kantor Kemenag Lahat. Modusnyo selalu ado bae, jadi kami tepakso setor duit itu, kalau idal cak itu bekas kami biso diperhambat,”ujar salah satu korban yang minta namanya dirahasiakan.
Lanjutnya, semenjak urusan SPTJM di Kemenag Lahat semuanya jadi susah untuk mendapatkan hak-hak mereka selaku guru pendidik.
“Selamo ini lancar bae, kalau kami nerimo gaji cak dulu di madrasah tempat kami memberikan ilmu, tapi sekarang hak kami terhambat karena adanya praktek pungli di Kemenag Lahat,”ujarnya sembari berharap agar masalah tersebut tidak terjadi lagi kedepan.
Baca Juga :  Sedang Asyik Pesta Shabu, Tiga Pelajar Lahat Diciduk

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru