Pengemis BAB, Ganggu Kenyamanan Pengendara

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pengemis Simpang 4 Lampu Merah

Foto Pengemis Simpang 4 Lampu Merah

https://idealis.co.id/2024/05/28/pengemis-bab-ganggu-kenyamanan-pengendara/

Idealis.co.id, Lahat -Gelandangan dan pengemis merupakan masalah sosial yang akut. Keduanya menjadi masalah sosial, baik di kota besar maupun di kota kecil. Hal ini karena kemiskinan yang menjadi penyebab utama munculnya gelandangan dan pengemis yang belum berhasil dituntaskan hingga ke akar-akarnya oleh pemerintah.

PJ Bupati Lahat Tinjau Plaza Lematang, Kak Wari : 5 Tahun Fasum Kurang Perhatian Pemkab Lahat

Dampak publik jika permasalahan gelandangan dan pengemis (gepeng) tidak diatasi, yaitu mengganggu ketertiban umum, mengganggu kebersihan dan keindahan kota, mengganggu kenyamanan, mengganggu keamanan dan ketertiban, masalah kependudukan, serta menimbulkan kriminalitas.

Baca Juga :  KAPOLRES LAHAT AJAK ORMAS ISLAM JAGA PEMILUKADA LAHAT

Waspada, Oknum LSM Datangi Sekolah Berdalih Penyuluhan Kesehatan

Seperti yang terpantau hari ini, Selasa, (28.05.2024), di simpang empat lampu merah, Kelurahan Pasar Baru, Kota Lahat, Kabupaten Lahat, pengemis perempuan berkursi roda menimbulkan dampak negatif di publik, dengan santainya pengemis yang sudah melakoni profesinya bertahun-tahun tersebut Buang Air Besar (BAB) di taman hijau seputaran simpang empat dimaksud.

Baca Juga :  Sambangi Korban Kebakaran Tanjung Tebat Dandim 0405/Lahat Berbagi

Pemandangan menjijikan tersebut, dikeluhkan warga pengguna kendaraan roda empat maupun roda dua. Beberapa pengendara mobil yang tadinya kaca pintu dalam kondisi terbuka, langsung ditutup buru-buru karena pengemis tersebut nampak tak perduli.

Hemat penulis, hendaknya pihak pemerintah dalam hal ini agar segera menertibkan para pengemis, bukan hanya menjadi pemandangan tak elok dimata, juga para pengemis ini mengganggu lancarnya lalu lintas yang sewaktu-waktu bisa saja mengancam keselamatan pengguna jalan.

 

 

Penulis : Darmawan

Editor : Idealis.co.id

Sumber Berita : PT Media Karya Sriwijaya

Berita Terkait

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
Kekayaan itu Penting, Tapi Kesehatan jauh lebih penting

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Berita Terbaru