Lahat Di fase Darurat Narkoba, Narapidana Lapas Didominasi Para Pengedar 

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KA KPLP Sukma Amri Saat memberikan Arahan Kepada Narapidana

KA KPLP Sukma Amri Saat memberikan Arahan Kepada Narapidana

 

Idealis.co.id, Lahat – Penyebab masyarakat mendekam di Lapas Kelas II A Lahat, mulai dari masyarakat yang berstatus tahanan dan narapidana didominasi tersandung kasus pelanggaran hukum penyalahgunaan narkoba.

 

Tercatat di Lapas Kalas II A Lahat hingga Selasa (29/4/2025) total keseluruhan penghuni 710 orang, terdiri dari 642 narapidana dan 68 tahanan.

 

Dari 642 narapidana, lebih dari 50 persen mayoritas tersandung kasus narkotika dengan jumlah 392 narapidana yang terdiri dari 15 orang pemakai narkotika, 347 pengedar narkotika dan 30 bandar narkotika. 250 narapidana lainnya terjerat kasus pidana umum, diantaranya 13 orang tersandung kasus pembunuhan, 115 orang kasus pencurian, 20 orang penggelapan, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) sebanyak 51 narapidana dan lain-lain sebanyak 51 narapidana.

Baca Juga :  Tiga Pengedar Ganja Diringkus Sat Narkoba Res Lahat Satu Merupakan Pegawai Hotel Sigma

 

Tak kalah dari total narapidana yang lebih dari 50 persen tahanan diisi oleh kasus narkotika, rupanya persentase itu juga terjadi pada tahanan di Lapas Klas II A Lahat. Dari total 68 tahanan, 34 diantaranya tersandung kasus pengedar narkoba dan satu orang pemakai.

 

Dilanjutkan dengan tahanan pidana khusus tipikor ada 2 tahanan. Tahanan pidana umum dengan kasus pembunuhan yaitu satu orang, 15 tahanan terjerat pencurian, 4 tahanan penggelapan, 4 tahanan UUPA, dan lain-lain 7 tahanan.

 

“Untuk narapidana itu 627 laki-laki dan 14 perempuan, ada satu tahanan anak, dan lansia 60 tahun keatas sebanyak 11 orang. Sedangkan tahanan terdiri dari 65 laki-laki dan 2 perempuan serta satu tahanan anak, dengan lansia 2 orang tahanan,” terang Kepala Lapas Kelas II A Lahat Reza M. Purnama, A.Md.IP, S.H., M.Si. melalui Ka KPLP Sukma Amri. Selasa (29/4/2025).

Baca Juga :  Razia Gabungan Lapas Kelas II A Lahat Amankan Berbagai Barang Bukti, Sangsi Berat Bakal Diberlakukan Bagi Warga Binaan

 

Disisi lain Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengakui bahwa kasus hukum di Kabupaten Lahat terbanyak adalah perkara narkoba. Menurutnya, narkoba cepat menyebar karena sudah berada di halaman atau sangat dekat. Tidak menutup kemungkinan, korban berikutnya ialah keluarga sendiri baik, istri, anak maupun saudara.

 

“Selain mengerikan, narkotika di Lahat juga gawat. Saya berharap siapapun yang terjerat hukum di tindak saja sesuai hukum yang berlaku,” tegas Bursah saat sambutan pemusnahan barang bukti inkracht di halaman Kejaksaan Negeri Lahat.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
TNI AD GELAR KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT, PERCEPAT PEMBANGUNAN MASJID DI TANGGAMUS

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:55 WIB

TNI AD GELAR KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT, PERCEPAT PEMBANGUNAN MASJID DI TANGGAMUS

Berita Terbaru