Skandal Bibit Nanas Rp60 Miliar: Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal, Kejati Bidik Akar Kebijakan

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Makassar – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024 mulai mengarah pada penelusuran kebijakan di level tertinggi pemerintahan daerah.

 

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr Didik Farhan Alisyahdi, secara resmi mengajukan permohonan pencegahan bepergian ke luar negeri (cekal) kepada Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, terhadap mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan berinisial BB, yang hingga kini masih berstatus saksi.

Baca Juga :  Gugatan Ditolak MK, Tim Keluarga Minta Jangan Bereuforia

 

Selain BB, Kejati Sulsel juga mengajukan pencekalan terhadap lima orang lainnya yang berasal dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta. Keenamnya dinilai memiliki keterkaitan erat dengan proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan proyek pengadaan bibit nanas tersebut.

 

Langkah pencekalan terhadap mantan Pj Gubernur ini menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berhenti pada aspek teknis pelaksanaan proyek, melainkan telah mengarah pada penelusuran kebijakan dan kewenangan pengambil keputusan pada masa kepemimpinannya.

 

Penyidik menduga adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta indikasi pengadaan fiktif dalam proyek bernilai Rp60 miliar tersebut. Sejumlah dokumen kebijakan, persetujuan anggaran, dan alur pelaksanaan proyek saat ini tengah didalami untuk memastikan peran masing-masing pihak.

Baca Juga :  Empat Pelaku Curas Dibekuk Tim Gabungan Polres Lahat

 

Meski masih berstatus saksi, mantan Pj Gubernur BB sebelumnya telah diperiksa oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel selama sekitar 10 jam. Pemeriksaan difokuskan pada pendalaman kebijakan pengadaan bibit nanas pada Tahun Anggaran 2024.

 

Kejati Sulsel menegaskan penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan transparan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan penyelamatan keuangan negara.

Sumber Berita : Kasi Penkum Kejati Sulsel

Berita Terkait

Kejari Bangka Salurkan Donasi dan Bahan Bangunan untuk Korban Kebakaran di Bangka Selatan
RKA PERUBAHAN LAHAT TERJERAT KELALAIAN: NOPRAN MARJANI DESAK TIM RKAD DICOPOT, OPD YANG BEKERJA JANGAN DIJADIKAN KORBAN!
KASUS PEMBUNUHAN IBU KANDUNG DI LAHAT: JPU Haikal Hafidh S.H., M.H., AJUKAN TUNTUTAN PIDANA MATI
Obstruction of Justice Internet Desa Masuk Pengadilan, Kejari Muba Dalami Aset Pemda hingga Hibah Porprov
Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kejari Bangka Salurkan Donasi dan Bahan Bangunan untuk Korban Kebakaran di Bangka Selatan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

RKA PERUBAHAN LAHAT TERJERAT KELALAIAN: NOPRAN MARJANI DESAK TIM RKAD DICOPOT, OPD YANG BEKERJA JANGAN DIJADIKAN KORBAN!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

KASUS PEMBUNUHAN IBU KANDUNG DI LAHAT: JPU Haikal Hafidh S.H., M.H., AJUKAN TUNTUTAN PIDANA MATI

Jumat, 11 September 2026 - 09:43 WIB

Obstruction of Justice Internet Desa Masuk Pengadilan, Kejari Muba Dalami Aset Pemda hingga Hibah Porprov

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terbaru

Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru Dibincangi Awak Media

Breaking news

Overpass Batu Bara Dibangun di Lahat, Warga Menanti Manfaat Nyata

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:08 WIB