Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id — Pemerintah Kabupaten Lahat kembali melakukan penebaran (restocking) sebanyak 5.000 ekor ikan di aliran Sungai Empayang, Sabtu (18/4). Kegiatan ini dipusatkan di dua lokasi, yakni Desa Tanjung Agung dan Desa Talang Tinggi, Kecamatan Pseksu.

 

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Maruli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah konkret menjaga ekosistem sekaligus keberlanjutan sumber daya perikanan masyarakat.

 

“Restocking ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami sudah menebar 5.000 ekor ikan di Sungai Empayang. Kalau tidak dijaga bersama, jangan salahkan siapa-siapa kalau hasilnya tidak akan pernah dirasakan masyarakat,” tegasnya.

 

Ikan yang ditebar terdiri dari tiga komoditas unggulan, yakni baung, jelawat, dan nilem—jenis yang dinilai memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis bagi warga sekitar.

Baca Juga :  Pengemis BAB, Ganggu Kenyamanan Pengendara

 

Namun Maruli tidak menutup fakta bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran dan pengawasan di lapangan.

 

“Kami dari Dinas Perikanan sudah menjalankan kewajiban. Tapi harus jujur, kalau pengawasan lemah dan kesadaran masyarakat rendah, maka program ini hanya akan jadi rutinitas tanpa hasil nyata,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan potensi kegagalan jika praktik penangkapan liar atau tidak terkendali tetap terjadi.

 

“Kami minta kesadaran penuh—jangan sampai ikan yang baru ditebar langsung habis ditangkap. Ini menyangkut masa depan sumber daya perikanan kita,” lanjutnya.

 

Meski demikian, pendekatan kolaboratif tetap dikedepankan. Pemerintah berharap masyarakat turut menjadi garda terdepan dalam menjaga hasil restocking tersebut.

Baca Juga :  DESAK CABUT PERBUP TAMBAHAN PENGHASILAN BEBAN KERJA (BK) ASN

 

“Kegiatan ini adalah upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung ekonomi masyarakat. Tanpa pengawasan dan kesadaran bersama, ikan yang ditebar tidak akan sempat berkembang. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” jelas Maruli.

 

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan kalimat yang menjadi penegas sekaligus peringatan keras bagi semua pihak:

“Kami tebar 5.000 ikan, tapi kalau tidak dijaga, yang panen bukan masyarakat—melainkan kerugian.”

 

Pernyataan tersebut menjadi garis tegas: keberhasilan program bukan diukur dari jumlah ikan yang ditebar, melainkan dari seberapa besar komitmen semua pihak menjaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
TNI AD GELAR KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT, PERCEPAT PEMBANGUNAN MASJID DI TANGGAMUS

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:55 WIB

TNI AD GELAR KARYA BAKTI BERSAMA MASYARAKAT, PERCEPAT PEMBANGUNAN MASJID DI TANGGAMUS

Berita Terbaru