Dua Kali Berturut,  Pemerintah Kabupaten Empat Lawang Terima WTP Dari Kemenkeu

- Jurnalis

Senin, 15 Oktober 2018 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 
EMPAT LAWANG, DETIKSRIWIJAYA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, kembali mendapat penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan 2017 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penyerahan penghargaan itu disampaikan perwakilan Kementerian Keuangan, kepada Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad di lapangan kantor Bupati Empat Lawang setelah kegiatan apel pagi, Senin (15/10).
Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengatakan, penghargaan yang diterima Kabupaten Empat Lawang, dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kememkeu RI) ini merupakan pemacu semangat untuk mempertahankan capaian opini WTP ini kedepannya.
“ini harus kita pertahankan. Mempertahankan tidak semudah untuk mendapatkannya,” kata Joncik.
Capaian opini WTP bagi Kabupaten Empat Lawang, laporan anggaran 2017 ini merupakan capaian kedua. Dibawah pimpinannya sebagai bupati akan berupaya agar kembali mendapatkan opini WTP yang ketiga.
“Sebab, jika kita mendapatkan WTP ketiga, kabupaten kita ini akan mendapat reward dari Kemenkeu RI,” ujarnya.
Diapun mengarisbawahi, kinerja Aparatur Sipil Negera (ASN) di jajaran Pemkab Empat Lawang terutama pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan harus kembali dipacu agar kinerjanya kembali meningkat. (fau/Ch)
Baca Juga :  Warga Lahat Digoyang Duo Serigala, Millenial Road Safety Festival Berjalan Sukses

Berita Terkait

Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan
Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?
Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub
Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”
Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan
Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:13 WIB

Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan

Minggu, 5 April 2026 - 09:41 WIB

Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?

Sabtu, 4 April 2026 - 16:46 WIB

Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:43 WIB

Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:57 WIB

Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:43 WIB

Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan

Senin, 12 Januari 2026 - 15:50 WIB

Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Berita Terbaru