Potongan Tubuh Warga Mulak Ulu Ditemukan Terpisah, Diduga Korban Harimau Sumatera

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2019 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Himbauan pemerintah Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu perihal tidak usah mengkwatirkan keberadaan hewan buas harimau yang sedang diisukan berkeliaran. Serta menegaskan bahwa kepada seluruh warga Kabupaten Lahat yang bekerja sebagai petani kebun agar tetap beraktifitas seperti biasa rupanya bukan jaminan suatu keselamatan.

Pasalnya, salah satu warga Suwadi (57) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi sangat mengenaskan tergeletak tak jauh dari pondok. Minggu, (22.12.2019).

Baca Juga :  Team Gabungan Belum Temukan Tanda-Tanda Keberadaan Korban Iqbal

Jepri pemerintah desa setempat yang sempat dibincangi menjelaskan, korban pertama kali ditemukan Volta (16) anak korban sekira pukul 12.00 WIB.

“Saat ditemukan sangat mengenaskan, korban adalah Suwadi warga Pajar Bulan Mulak Ulu. Volta merupakan anaknya yang pertama kali menemukan,” terangnya.

Baca Juga :  Fhoto Bugil Open VCS Hebohkan Warga Facebook Lahat

Dijelaskan Jepri, bagian tubuh korban ditemukan sudah ditempat yang berbeda. Hingga almarhum dibawa ke rumah sakit bagian dada korban yang belum ditemukan.

“Korban sudah satu minggu menginap di kebun untuk menunggu kebun durian, baru hari inilah kita temukan. Saat ditemukan tubuh korban sudah terpisah pisah dengan tempat yang berbeda. Ado tinjak dan kami duga kaki harimau,” sampainya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru