Uang 21 Juta Dari 13 Saksi Bakal Dijadikan BB Kasus Perjalanan Fiktif Dinas Perpus Lahat

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Tercatat, per hari ini, Kamis (11.11.2021) sbanyak 15 orang saksi terkai dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif Perpustakaan Kabupaten Lahat telah diperiksa team penyidik tindak pidana korupsi Kejari Lahat.

Salah satu diantaranya yang telah diperiksa adalah Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat, atas praktek curang tersebut, akibatnya negara mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sebanyak 13 saksi terperiksa, diharuskan mengganti kerugian yang dialami negara. Sementara, dua saksi lainnya pun, dari keterangannya bakal turut mengembalikan kerugian yang ada.

Baca Juga :  Dua Kurir Sabu Asal Palembang Dicokok Satres Narkoba Polres Lahat

Pengembalian tersebut, sudah dititipkan ke Bendahara PNBP sejauh ini berjumlah RP. 21.400.000,-. Kerugian yang sudah dikembalikan selanjutnya bakal dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara kasus korupsi berjamaah tersebut.

“Kerugian negara yang sudah dikembalikan dari para saksi total keselurahan berjumlah 21.400.000, semuanya sudah kita titipkan ke PNBP tepatnya kita berikan pada petugas disana, yakni Bendahara PNBP.

Baca Juga :  Ditangkap BNNP Jabar Bawa 50 KG Ganja, JA Dan AP Terancam Hukuman Mati

Uang yang kita serahkan, nantinya bakal kita jadikan barang bukti dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dinas Perpustakaan Lahat, dua saksi lainnya dari keterangnya bakal mengembalikan besok pada Jumat, (12.11.2021),” terang Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah, SH, MH. Melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Raden Timur SH, MH.

Berita Terkait

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
Uang Negara Nyaris Menguap, Kasi Datun Kejari Lahat Tarik Kembali Rp1,6 Miliar
Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan
Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?
Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Kamis, 23 April 2026 - 14:08 WIB

Uang Negara Nyaris Menguap, Kasi Datun Kejari Lahat Tarik Kembali Rp1,6 Miliar

Sabtu, 18 April 2026 - 16:13 WIB

Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Minggu, 5 April 2026 - 09:41 WIB

Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?

Sabtu, 4 April 2026 - 16:46 WIB

Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub

Berita Terbaru