Satu Ramadhan Tunggu Hasil Sidang Isbat

- Jurnalis

Kamis, 26 April 2018 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Empat Lawang, Detik Sriwijaya – Penetapan awal Satu (1) Ramadhan 1439 Hijiriya, masih menunggu hasil dari keputusan Sidang Isbat. Yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).

 

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang H.Ahmad Syukri melalui Kasi Bimbingan Masyarkat (Bimas) Islam Saifullah Rozak, membenarkan kalau penetapan 1 Ramadhan masih menunggu hasil dari sidang Isbat.

 

” Untuk 1 Ramadhan kita masih menunggu hasil dari sidang Isbat, yang dilakukan oleh Kementrian Agama pusat,” ungkap Saifullah kepada wartawan kemarin.

Baca Juga :  RATUSAN MASSA DARI TIGA ALIANSI PEKERJA AKSI KE DPRD LAHAT TOLAK RUU OMNIBUS LAW

 

Jika ormas-ormas Islam lanjut Saiful, ingin menentukan sendiri awal 1 Ramadhan itu dipersilahkan. Karena itu dilingkungan mereka sendiri, tapi kalau untuk masyarkat banyak masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

 

” Ya kalau ormas Islam mau menentukan sendiri silahkan, karena itu hasil perhitungan mereka. Tapi kalau dari lembaga pemerintah belum bisa, harus melalui hasil sidang isbat dulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Syahril Harapkan Partisipasi Masyarakat Empat Lawang Dalam Membayar Pajak

 

Dia juga menambahkan bahwa, meskipun pemerintah pusat sudah mengetahui 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 17 Mei 2018, tapi pemerintah masih belum bisa menentukan kapan 1 Ramadhan ditetapkan sebelum sidang isbat.

 

” Kalau menurut di Kalender Masehi 1 Ramadhan itu tanggal 17 Mei, tapi kita masih tetap menunggu hasil dari sidang isbat yang dilakukan Pemerintah pusat,” tutupnya (Fa/Ch).

Berita Terkait

Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan
Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?
Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub
Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”
Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral
Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan
Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan
Wajah Baru Baznas Lahat, Seluruh Pimpinan Lama Tersingkir

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:13 WIB

Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan

Minggu, 5 April 2026 - 09:41 WIB

Di Tengah Seruan Efisiensi, PDAM Lahat Malah ‘Piknik’ ke Bogor: Uang Rakyat Dipakai untuk Apa?

Sabtu, 4 April 2026 - 16:46 WIB

Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:43 WIB

Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:57 WIB

Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:43 WIB

Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan

Senin, 12 Januari 2026 - 15:50 WIB

Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:11 WIB

Wajah Baru Baznas Lahat, Seluruh Pimpinan Lama Tersingkir

Berita Terbaru