Idealis.co.id, Lahat – Menutup akhir tahun 2025, Bupati Lahat Bursah Zarnubi secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat periode 2025–2030, di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Rabu (31/12/2025).
Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan Baznas Lahat, lantaran seluruh pimpinan yang dilantik merupakan wajah baru, tanpa satu pun nama dari jajaran pimpinan lama.
Padahal, dalam proses seleksi sebelumnya, sejumlah pimpinan lama seperti H. Hamdi Arsal, S.Pd.I dan Drs. H. M. Rusli Mansur, S.H., M.HI—masing-masing Ketua dan Wakil Ketua II Baznas Lahat periode sebelumnya—sempat mengikuti tahapan seleksi.

Namun keduanya dinyatakan gugur dan tidak masuk sepuluh besar untuk melaju ke tahap berikutnya oleh Panitia Pelaksana Seleksi yang diketuai Kabag Kesra Setda Lahat, H. Mulus Akbar, S.Ag.
Adapun lima pimpinan Baznas Lahat periode 2025–2030 yang resmi dilantik yakni:
Erwin Arsah, S.Pd.I., M.M sebagai Ketua
Hermidi, S.H sebagai Wakil Ketua I
Bambang Surioni, S.E sebagai Wakil Ketua II
Luksiana, S.E sebagai Wakil Ketua III
Ujang Ruslan, S.E sebagai Wakil Ketua IV
Dalam pidato perdananya, Ketua Baznas Lahat Erwin Arsah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan komitmennya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lahat serta melanjutkan dan memperkuat peran Baznas agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Erwin juga menautkan arah kerja Baznas dengan tagline kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih, yakni Menata Kota, Membangun Desa, melalui program-program zakat yang tepat sasaran.
“Kami ingin menjadikan Baznas Lahat sebagai corong agama di Kabupaten Lahat, menjadi sorotan sekaligus panutan lembaga nonstruktural—dari masyarakat, untuk masyarakat kembali,” ujar Erwin.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi dalam sambutannya mengibaratkan Baznas layaknya “menteri keuangan”, namun dengan mandat khusus menghimpun dan mengelola zakat umat. Karena itu, Baznas harus dipegang oleh sosok-sosok yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi keterbukaan.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik akan menghadirkan berkah dan manfaat nyata bagi mustahik atau masyarakat penerima zakat.
“Selamat bekerja. Pahami, dalami, dan terus belajar apa arti Baznas agar benar-benar bermanfaat dalam kegiatan sosial,” pungkas Bursah.









