Pasca Bentrok, Gubernur, Kapolda dan Pandam II Sriwijaya Datangi Empat Lawang

- Jurnalis

Rabu, 13 Juni 2018 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

EMPAT LAWANG, DETIK SRIWIJAYA – Pasca terjadinya keributan antar tim sukses (tim pemenangan) pasangan calon bupati dan wakil bupati Empat Lawang antara tim sukses nomor urut 1 H David Ardiyanto-H Eduar Kohar dengan tim sukses paslon nomor urut 2, H Joncik Muhamad – Yulius Maulana yang berujung meninggalnya salah salah satu pendukung dan beberapa lainnya terluka, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto S. Sos mengunjungi Kabupaten Empat Lawang untuk meninjau lokasi keributan, Rabu (13/6).

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sekira pukul 09.00 WIB Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel tiba di Desa Padangtepong Kecamatan Ulumusi Kabupaten Empat Lawang dengan menggunakan helicopter dan mendarat di lapangan SMA 1 Ulumusi. Selanjutnya pukul 09.30 WIB Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel memberikan pengarahan kepada personel TNI Polri bertempat di Lapangan Koramil 405-04/Ulu Musi.

 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain mengatakan datang ke Kabupaten Empat Lawang untuk memberikan rasa damai bagi masyarakat, Dirinya berjanji akan menindak tegas bagi para pelaku yang telah mengganggu Kamtibmas bahkan telah menghilangkan nyawa seseorang.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat, Pengacara Sujoko Bagus S.H, M.H Yang Kini Terjun Ke Politik Mewakili Kecamatan Kikim Area

 

Kapolda mengimbau bagi pelaku agar segera menyerahkan diri. Ia mengatakan akan mengunjungi rumah duka sebagai bentuk bela sungkawa kepada keluarga korban serta akan mendatangi Paslon 1 dan 2 memberikan arahan agar dapat menciptakan situasi yang kondusif pada pelaksanaan Pilkada ini.

 

Ditempat yang sama, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto mengimbau agar TNI Polri bersikap profesional dan menjaga netralitas. Ia berjanji memback-up penuh terhadap polri dalam menciptakan Kamtibmas. Selanjutnya pukul 10.15 rombongan Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel serta Gubernur Sumsel meninjau TKP di desa di Padang tepong Kecamatan Ulumusi.

 

Kemudian rombongan ke rumah Gubernur Alex Noerdin di Jalan Jati Pendopo. Hadir juga Paslon no 2 Joncik dan Yulius untuk menerima pengarahan dari gubernur, pangdam dan Kapolda. Selanjutnya rombongan Pangdam II/Swj, Kapolda Sumsel dan Gubernur Sumsel berkunjung ke rumah duka di desa Tanjungagung Kecamatan Muarapinang.

Baca Juga :  Piket Pawas, 19 Napi Dalam Keadaan Sehat

 

Sekira pukul 13.10 rombongan menuju ke Polres Empat Lawang di Kecamatan Tebingtinggi yang dihadiri paslon H David Hadrianto, Ketua KPU Mobius Alhazan dan Ketua panwaslu Rudiyanto. Sementara lokasi kejadian saat ini dijaga ketat TNI, Brimob Polda Sumsel dan personel Polres Empatlawang untuk menetralisir situasi.

 

Keributan tersebut mengakibatkan satu orang warga tewas tertembak dan lainnya mengalami luka dan sempat dirawat di RS Kepahiang Bengkulu.

Sementara korban tewas dibawa ke RS Pagaralam.

 

Berikut nama-nama korban:

1). Tahrin (36) tim sukses Joncik, warga Desa Nanjungan Kecamatan Kabupaten Empatlawang. Luka tembak di pergelangan tangan kanan.

2) Gumanti (42), warga Desa Talangbenteng Kecamatan Muarapinang Kabupaten Empatlawang mengalami luka tembak tulang kering bagian depan sebelah kanan.

3) Beni, korban meninggal di Desa Padangtepung Kecamatan Ulumusi warga Desa Lubuktanjung kecamatan

Muarapinang. Korban dibawa ke RSU Pagaralam untuk diotopsi. (Fau/Cr)

Berita Terkait

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
WIDIA NINGSIH MENGUAT DI MUSCAB PKB LAHAT: DARI WAKIL BUPATI, BIDIK KENDALI PARTAI
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”
Zakat, Sekda, dan Nada Menggurui: Ketika Kebijaksanaan Tertinggal di Kolom Komentar
Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Jumat, 10 April 2026 - 20:52 WIB

WIDIA NINGSIH MENGUAT DI MUSCAB PKB LAHAT: DARI WAKIL BUPATI, BIDIK KENDALI PARTAI

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:43 WIB

Birokrasi Lahat, Antara Loyalitas atau Kompetensi? Jangan-Jangan Kursi OPD Hanya Milik “Orang Dekat”

Senin, 9 Maret 2026 - 06:40 WIB

Zakat, Sekda, dan Nada Menggurui: Ketika Kebijaksanaan Tertinggal di Kolom Komentar

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:57 WIB

Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Berita Terbaru