Delapan Siswa SD Keracunan Sagon Saat Jam Istirahat

- Jurnalis

Rabu, 9 Januari 2019 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Setidaknya apa yang dialami siswa siswi di SD Negeri 06 Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat hendaknya menjadi perhatian semua pendidik maupun orang tua. Pasalnya, sedikitnya ada delapan anak tingkat SD mengalami keracunan saat sedang menyantap jajanan yang dijual pedagang sekolah.

Keracunan yang dialami anak didik ini bermula saat jam istirahat berlangsung, sekira pukul 09.30 Wib saat siswa SD menyantap jajanan sekolah berupa Kue Koya (Sagon, red) pada salah satu pedagang yang biasanya berjualan di sekolah dimaksud. Rabu, (09/01/2019).

Baca Juga :  PC NU DAN MARGA TIONGHOA GANDENG PENGADILAN NEGERI LAHAT SALURKAN RATUSAN SAK BERAS

Sebanyak 16 bungkus Kue Sagon pun diamankan dari pedagang Sulastri tempat korban keracunan ini berbelanja. Usai menyantap Sagon, korban mengalami pusing, mual dan muntah muntah.
Selanjutnya, pihak sekolah membawa anak anak tersebut ke Rumah Sakit Rabain Muara Enim untuk dilakukan pertolongan. Beruntung, pada kejadian keracunan ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Anggota Kepolisian Sektor Merapi Polres Lahat menerima kabar tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan menyita barang bukti dan kepada penjual langsung dibawa ke Polsek Merapi dan dilakukan pemeriksaan.
Kapolres Lahat AKBP Feri Harahap SIK melalui Kapolsek Merapi Area AKP Herli Setyawan SH membenarkan perihal kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa makanan kemasan (Sagon, red).

Baca Juga :  Polsek Tanah Abang Amankan Warga Prabumulih Bawa Senpira

“Sebanyak 16 bungkus jajanan Sagon kita amankan, dan kepada pemilik kita sudah mintai keterangan,” Terangnya.
Lebih lanjut, dikatakan Herli pihaknya sudah koordinasi dengan pihak RSUD yang menangani para korban, dan sudah dipastikan semuanya dalam keadaan sudah sehat.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit dan siswa ini sudah bisa pulang semua,” tandasnya. DS01.

Berita Terkait

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia
Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:43 WIB

Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan

Berita Terbaru