Trisaksono : Sebelum Mendaki Perhatikan Benar Benar Faktor Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 5 Februari 2019 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagaralam, Detiksriwijaya – Terkait insiden jatuhnya korban meninggal dunia pada saat Diksar (pendidikan dasar) yang diadakan Brigade Mahasiswa Pecinta Alam Semesta (BRIMPALS) Mahasiswa Universitas Muhamaddiyah Fakultas Hukum Palembang, Selasa (05/02/2019) di Gunung Dempo. Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji SIK, menghimbau kepada semua warga baik perseorangan maupun organisasi atau kelompok yang akan melaksanakan aktifitas di Puncak Gunung Dempo untuk melakukan persiapan yang matang sebelum beraktifitas di tempat wisata kebanggaan warga Pagaralam ini.

Baca Juga :  Tumbuhkan Sinergi TNI Polri, Ibu Persit Dan Ibu Bhayangkari Olahraga Bersama

Mengingat cuaca di Gunung Dempo sendiri cukup dingin belum lagi sekarang musim penghujan, persiapan harus diperhitungkan matang matang, mulai dari pengecekan kesehatan serta pemberitahuan maupun izin mendaki juga kelengkapan alat kesehatan harus benar benar diperhatikan.

“Mungkin yang pertama cek dulu kesehatan, sebelum mendaki ke bukit.  Serta perlengkapan kesehatan juga harus betul betul diperhatikan untuk menjaga tubuh tetap hangat agar tidak terlalu dingin, bisa juga dengan membawa parutan jahe untuk disedu agar tubuh menjadi hangat,”himbau Kapolres.

Baca Juga :  Korp Raport Kenaikan Pangkat Diminta Tetap Menjadi Polisi Promoter

Dilanjutkan orang nomor satu di Polres Pagaralam ini, kepada pendaki amatir atau baru pertama kali mengikuti Diksar di Gunung Dempo harus benar benar diseleksi dulu dengan memperhatikan faktor kesehatan peserta.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali, memang gunung dempo ini status aman untuk didaki, tetap selalu perhatikan faktor keselamatan jangan ambil resiko bila tubuh tidak benar benar fit dan bugar,”pungkasnya. DS01

 

Berita Terkait

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam
Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia
Kenangan yang Dilepas, Masjid yang Dipilih: Kapolsek Merapi Barat Lelang Vespa Lawas untuk Amal Jariah
Truk Pasir Seruduk Rumah Sahar, Satlantas Polres Lahat Cepat Tanggap Urai Kemacetan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:31 WIB

Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:32 WIB

Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:39 WIB

Kenangan yang Dilepas, Masjid yang Dipilih: Kapolsek Merapi Barat Lelang Vespa Lawas untuk Amal Jariah

Minggu, 23 November 2025 - 21:15 WIB

Truk Pasir Seruduk Rumah Sahar, Satlantas Polres Lahat Cepat Tanggap Urai Kemacetan

Berita Terbaru