JMSI Sumsel, Paguyuban Sinar Mas dan Keluarga Rimbawa Gelar 1000 Vaksin

- Jurnalis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumsel bekerjasama dengan Paguyuban Sinar Mas dan Keluarga Rimbawa serta Dinas Kesehatan Kota Palembang menggelar 1000 vaksinasi bagi warga Palembang di Gedung Al Hijrah Jalan Sukabangun 1, Selasa (31/08/2021).

Ketua JMSI Sumsel Agus Harizal mengatakan kegiatan sosial ini berkat dukungan penuh Pemkot Palembang.

“Ini kegiatan sosial dan menjadi peran JMSI Sumsel untuk warga Kota Palembang,’ ujar Agus

Ketua Paguyuban Sinar Mas, Iwan mengatakan, kegiatan vaksinasi tahap 1 diberikan untuk 1000 orang dalam upaya mendukung program Pemerintah Kota Palembang karena banyak masyarakat di lingkungan tempat tinggal belum mendapatkan vaksin.

Baca Juga :  Awal Tahun 2021 Positif Covid Di Lahat Meningkat

“Karena itu kita bahu membahu bersama pemerintah mempercepat masyarakat mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Dengan digelarnya sentra vaksinasi ia berharap penyebaran covid-19 dapat ditekan bahkan bisa segera hilang. Untuk teknis kegiatan dilaksanakan dalam satu hari dibagi perjam agar tidak terjadi penumpukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Tiap jam ada 250 orang yang divaksin selanjutnya bergiliran. Setelah peserta divaksin maka akan mendapatkan surat keterangan vaksin dan yang menarik peserta diberi bibit pohon berisi 5 buah bibit seperti pohon salam, pohon jambu sampai pohon sirsak untuk ditanam di lingkungan rumah masing-masing dalam upaya mendukung program pelestarian lingkungan dengan menanam pohon,”tegas Iwan

Baca Juga :  KUNJUNGAN KE RSUD CIK UJANG DENGAR KELUHAN PASIEN

Sementara itu staf khusus kesehatan dari Pemkot Palembang, Letizia mengapresiasi kegiatan yang digagas JMSI,Paguyuban Sinar Mas dan Keluarga Rimbawa bersama Dinkes Kota Palembang. Kegiatan 1000 vaksinasi merupakan bentuk suport dalam mempercepat target vaksinasi di Kota Palembang.

“Saat ini sudah 40 persen warga yang sudah divaksin, dengan adanya sentra vaksinasi ini semoga 1000 target dapat tercapai guna membantu menekan penyebaran covid-19 di Kota Palembang serta meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat,”ujarnya sembari menambahan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan dan tenaga medis dari Puskesmas Alang-Alang Lebar, Puskesmas Sukarami dan Puskesmas Ariodillah. (Realese KoranSN.Com).

Berita Terkait

Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral
SMP Negeri 1 Lahat Selatan Tancap Gas! Dana Adiwiyata 2025 Dikucur, Target CSAK 2026 Tak Main-Main
Sikap Berbeda Sutra Imansyah Ungkap Retaknya Narasi Dukungan RSUD Lahat
Faiza dan Waktu yang Tak Kembali: Ketika Standar Gawat Darurat Berhadapan dengan Realitas
Pembinaan Penyuluh KB se-Kabupaten Lahat Digelar di TMC Benteng
Kopi Retorika Lahat Sambangi PWI OKI, Perkenalkan Cita Rasa Khas Dataran Tinggi Lahat
Pemkab Lahat “Sikat” Narkoba dari Internal, 828 ASN Jalani Tes Urine
Proyek Alkes RSUD Lahat Disorot: Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Resmi Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:57 WIB

Telur Asli, Tuduhan Palsu: Ketika Konten Murahan Menetas Jadi Fitnah Viral

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:26 WIB

SMP Negeri 1 Lahat Selatan Tancap Gas! Dana Adiwiyata 2025 Dikucur, Target CSAK 2026 Tak Main-Main

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:48 WIB

Sikap Berbeda Sutra Imansyah Ungkap Retaknya Narasi Dukungan RSUD Lahat

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:24 WIB

Faiza dan Waktu yang Tak Kembali: Ketika Standar Gawat Darurat Berhadapan dengan Realitas

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:37 WIB

Pembinaan Penyuluh KB se-Kabupaten Lahat Digelar di TMC Benteng

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:02 WIB

Kopi Retorika Lahat Sambangi PWI OKI, Perkenalkan Cita Rasa Khas Dataran Tinggi Lahat

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:55 WIB

Pemkab Lahat “Sikat” Narkoba dari Internal, 828 ASN Jalani Tes Urine

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:33 WIB

Proyek Alkes RSUD Lahat Disorot: Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Resmi Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terbaru