Harga Cabai Merah Naik, Tomat Anjlok

- Jurnalis

Minggu, 17 Februari 2019 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAGARALAM,Detiksriwijaya.com – Intensitas curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini menjadi barokah bagi para petani dengan hasil panen berlimpah. Misalnya tanaman cabai merah, selain hasil panennya meningkat, harganya pun mulai merangkak naik alias berangsur normal kembali. Sementara hasil panen tomat, tidak seiring dengan harga jual dipasaran hingga membuat para petani tak bersemangat lagi mengembangkan usahanya pada tanaman ini

Pantauan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Pagaralam, saat ini harga cabai merah berangsur naik hingga Rp. 15 Ribu, sebelumnya pada Kisaran Rp. 10 Ribu perkilo. Kenaikan itu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, sementara harga tomat semula Rp. 8 Ribu menjadi Rp. 2 Ribu perkilo

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Pinang Bersama BPBD Bersihkan Material Longsor Desa Jati

Ruslan, salah seorang petani cabai di kawasan Gunung Dempo Kecamatan Pagaralam Selatan berujar, saat ini permintaan pasar mulai berangsur normal kembali dan diiringi harga jual. Sebelumnya petani cabai tergolong malas dengan kondisi turunnya harga cabai merah di pasaran hingga Rp. 8 ribu ditingkat petani. “Alhamdulillah, hasil panen kali ini meningkat dan harganya pun lagi bagus,” ujarnya, Minggu (17/2/2019)

Senada dikemukakan Rido (25) petani lainnya, sejauh ini jenis tanaman cabai merah miliknya tidak lama lagi akan segera panen. “Saya berharap harga jual cabai dapat terus naik, apalagi hasil panen kali ini merupakan panen perdana dan baru kali ini dapat menikmati panen berlimpah,” singkatnya

Baca Juga :  Cegah Corona, Hotel Grand Zuri Lahat Semprotkan Hand Sanitizer Sampai Sediakan Minuman Penangkal Covid 19

Tak seriang kabanyakan petani lainnya, Kudus (49) salah seorang petani tomat dikawasan Air Betung Pagaralam Utara ini mengaku hasil panen berlimpah tapi harga jualnya turun hingga Rp 2 Ribu perkilo. “Kalau sudah begini, untuk mengembalikan modal saja serasa sulit

Padahal sebelumnya harga tomat pada Kisaran Rp. 6 ribu – Rp. 8 ribu perkilo,” katanya dengan nada sedikit murung.

Sementara itu Kepala Dinas Perindagkop Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar Kota Pagaralam, Saidi Amrullah mengatakan, untuk kenaikan harga terhadap sejumlah kebutuhan pokok yang ada di pasaran sudah sesuai mekanisme pasar. “Masalah kenaikan harga sudah sesuai mekanisme pasar dan kami hanya mengawasinya saja,” ujarnya Diego.

Berita Terkait

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia
Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal
Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub
Gas Subsidi Diduga ‘Dibajak’ Oknum, Harga di Kikim Selatan Tembus Rp60 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal

Sabtu, 4 April 2026 - 16:46 WIB

Lapak Liar Dibiarkan, Negara Kalah di Bahu Jalan: Warga Tagih Nyali Satpol PP dan Dishub

Sabtu, 4 April 2026 - 13:33 WIB

Gas Subsidi Diduga ‘Dibajak’ Oknum, Harga di Kikim Selatan Tembus Rp60 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:33 WIB

“Masak Hajatan Enak Itu Mahal?” Salah. Ini Buktinya dari Desa Gunung Agung

Berita Terbaru