Warga Ogan Ilir Dijemput Sehat  Dipulangkan Menjadi Mayat Dengan Kondisi Mengenaskan Luka Lebam Dan Patah Tulang, Keluarga Yakini Almarhum Disiksa Secara Keji Oleh Oknum Polisi

- Jurnalis

Minggu, 29 Januari 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir, Detiksriwijaya – Firullah (42) warga Desa Muara Penimbung, Kabupaten Ogan ilir Meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, setelah sebelumnya ditangkap dikediamannya oleh puluhan orang yang mengatakan anggota kepolisian dari Polsek Lampung Utara.

Firullah disangkakan dengan tindakan pencurian hewan ternak kambing, Firullah dijemput di kediamannya pada Kamis, (26.01.2023) sekira pukul 18.30 WIB dengan kondisi sehat dan kooperatif disaksikan warga desa setempat.

Naas keesokan harinya, Jumat (27.01.2023) keluarga Firullah menerima kabar bahwa Firullah meninggal dunia, namun secara pasti tidak dijelaskan karena apa.

“Kami menerima kabar bahwa adik kami meninggal keesokan harinya, padahal pada saat diamankan puluhan orang yang datang mengaku petugas kepolisian, adik kami dalam kondisi sehat pada saat dibawa,”ungkap Mus keluarga Firullah.

Baca Juga :  Zamhari : Nyawa Saya Pertaruhkan, Kalau Ada Yang Coba Mengangkangi Arpa

Lebih jauh dikatakan Mus, berdasarkan lebam yang ditemui di tubuh Firulllah, serta patah tulang, dirinya meyakini adiknya disiksa secara membabi buta tanpa prikemanusian hingga meninggal dunia oleh oknum kepolisian yang membawanya.

“Kami tidak terima, apa yang dilakukan mereka terhadap adik kami, disekujur tubuhnya luka lebam, kami duga dipukuli secara keji. Apakah seperti ini penerapan hukum di negara kita, apakah dibenarkan dari institusi Polri hal tersebut. Kami keluarga besar Firullah sangat kecewa dan marah dengan apa yang menimpa adik kami,”ujarnya.

Baca Juga :  Oknum Ojek Bejat Cabuli Bocah SD

Mus juga memastikan, masalah ini tidak akan berakhir disini saja, dan tentunya bakal membawa tindakan arogan dan semena-mena oknum yang terlibat ke jalur hukum.

“Perbuatan seperti ini adalah perbuatan biadab dan tak bisa ditolerir lagi. Apakah seperti ini tugas kepolisian yang katanya, Melindung, Mengayomi dan Melayani Masyarakat, ingat kami tidak akan berhenti sampai disini saja hingga keadilan didapatkan untuk Almarhum adik kami yang nyawanya telah kalian rampas secara keji dan tak beradab,”pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Akses Jalan Alternatif Lingkar Indralaya Diduga Rusak Akibat Aktivitas PT Gembala Sriwijaya
Skandal Bibit Nanas Rp60 Miliar: Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal, Kejati Bidik Akar Kebijakan
Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia
Di Antara Hukum dan Pemulihan: Jalan Panjang Reci Sabrianto Keluar dari Jerat Narkotika

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:21 WIB

Akses Jalan Alternatif Lingkar Indralaya Diduga Rusak Akibat Aktivitas PT Gembala Sriwijaya

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:46 WIB

Skandal Bibit Nanas Rp60 Miliar: Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal, Kejati Bidik Akar Kebijakan

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:32 WIB

Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:56 WIB

Di Antara Hukum dan Pemulihan: Jalan Panjang Reci Sabrianto Keluar dari Jerat Narkotika

Berita Terbaru