Peserta Basic Training (LK-1) HMI Cabang Persiapan Terima Pembekalan Langsung Dari Wasekjend PB HMI

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id, Lahat – Kegiatan yang bertemakan “Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis sadar akan fungsi dan peranannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa” itu telah berlangsung digelar selama 3 hari sejak 11 hingga 13 Oktober 2024 di Aula Pascasarjana Universitas Serelo Lahat.

 

Adapun peserta kegiatan berasal dari mahasiswa Universitas Serelo Lahat dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Lahat didominasi oleh Mahasiswa yang notabenenya semester 1 dan semester 3.

 

Dalam kesempatan itu, Oktaria Saputra mengupas satu-persatu ihwal betapa pentingnya mahasiswa mengambil peran aktif dalam berorganisasi. Agar terbentuknya karakter mahasiswa serta mendidik mereka agar lebih lantang dalam menyuarakan kepentingan umat.

 

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pagar Alam Periode 2020-2021 dan juga Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI ini memberikan gambaran dari manfaat dalam berorganisasi, agar terciptanya hubungan silaturahmi yang akan berdampak kepada keberlanjutan lembaga dan terbinanya hubungan baik secara personal mahasiswa itu sendiri.

 

“Selain mengedepankan perkuliahan yang menjadi tanggungjawab kita kepada orang tua, tidak salahnya kita ber-HMI sebagai bekal yang akan membentuk pemahaman kita suatu saat nanti,” ujar Oktaria.

Baca Juga :  ASN Pemkab Lahat Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2018

 

Okta menjelaskan, Pendidikan yang ditempuh oleh setiap orang belum tentu menjadikan sebuah jaminan bagi orang tersebut akan bekerja sesuai dengan ilmu yang digeluti semasa kuliah.

 

Dihadapan para peserta, Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, menegaskan Basic Training (LK-1) HMI merupakan gerbang awal bagi mahasiswa untuk bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam.

 

Menurutnya, Basic Training (LK-1) HMI ialah gerbang awal bagi mahasiswa untuk secara resmi masuk menjadi anggota HMI.

 

“Berproses di HMI sebagai insan insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT dalam hal ini perjuangan ke depan harus konsisten dan maksimal karena akan ada banyak tantangan yang akan kita hadapi dalam perkembangan zaman kedepan,”pungkasnya.

 

Hal yang mulai hilang dalam jiwa Kader HMI adalah sikap, nilai dan kemampuan dalam usahanya untuk melakukan transformasi watak dan kepribadian seorang muslim yang utuh (kaffah), sehingga Kader HMI memiliki keberpihakan yang jelas terhadap kaum tertindas (mustad’afin) dan melawan kaum penindas (mustakbirin). Setiap gerakan mulai dari proklamasi, revolusi hingga reformasi selalu  ada andil mahasiswa. Lantas kemana Kader HMI sekarang dalam tugasnya mengawal pemerintah. Dimana banyak sekali permasalahan yang timbul lalu hilang tanpa adanya kejelasan. Namun harus tetap dengan arah perubahan yaitu usaha untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Baca Juga :  Jum'at Berkah Milenial Muda BZ-WIN, Pilih Pemimpin Asli Orang Lahat

 

“Reaktualisasi perkaderan adalah cara yang tepat untuk menanamkan lagi Mission untuk setiap Kader HMI. Hal ini harus dilaksanakan secara konsisten dan diiringi oleh pegangan yang teguh terhadap idealisme dan menjaga sikap hanif sehingga kehadiran mahasiswa sebagai kaum intelektual ada di tengah tengah masyarakat benar dirasakan. Untuk itu Kaum HMI Millenial sekarang harus memahami Kualitas Insan Cita dengan baik untuk menanmkan pada diri sendiri. Sehingga akan terlahi Kader Insan Cita sebagaimana yang tersurat di Tujuan HMI,”tutupnya.

Penulis : Darmawan

Editor : Idealis.co.id

Sumber Berita : PT. Media Karya Sriwijaya

Berita Terkait

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
Di Rumah Hangat Ketua, SMSI Lahat Memulai: Antara Harapan, Idealisme, dan Kegelisahan Zaman
Bursah Zarnubi: Banyak Orang Viral Tanpa Kaidah Jurnalistik, Wartawan Harus Waspada
THR “Minuman Kaleng” dari Ketua SMSI Lahat, Anggota Akhirnya Merasakan Perhatian Jelang Lebaran
Buku Tamu dan Luka Lama di Rumah Persatuan Wartawan Indonesia
Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan
SMP Negeri 1 Lahat Selatan Tancap Gas! Dana Adiwiyata 2025 Dikucur, Target CSAK 2026 Tak Main-Main
Konfercab PWI Lahat: Menguji Arah, Bukan Sekadar Figur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Minggu, 5 April 2026 - 22:16 WIB

Di Rumah Hangat Ketua, SMSI Lahat Memulai: Antara Harapan, Idealisme, dan Kegelisahan Zaman

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:33 WIB

Bursah Zarnubi: Banyak Orang Viral Tanpa Kaidah Jurnalistik, Wartawan Harus Waspada

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43 WIB

THR “Minuman Kaleng” dari Ketua SMSI Lahat, Anggota Akhirnya Merasakan Perhatian Jelang Lebaran

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:48 WIB

Buku Tamu dan Luka Lama di Rumah Persatuan Wartawan Indonesia

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:43 WIB

Isu “Pesanan” di Balik Kursi Panas Dinas Pendidikan Lahat: Generasi Dipertaruhkan, Bukan Sekadar Jabatan

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:26 WIB

SMP Negeri 1 Lahat Selatan Tancap Gas! Dana Adiwiyata 2025 Dikucur, Target CSAK 2026 Tak Main-Main

Senin, 26 Januari 2026 - 16:37 WIB

Konfercab PWI Lahat: Menguji Arah, Bukan Sekadar Figur

Berita Terbaru