MEMOTORI WARGA, KAPOLSEK SULAP TUMPUKAN SAMPAH MENJADI OBJEK WISATA

- Jurnalis

Senin, 4 November 2019 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Enim, Detiksriwijaya – Pasca selesainya kegiatan gotong royong dimotori Polsek Tanjung Agung, Polres Muara Enim dalam aksi bakti sosial pembuatan Zona Bebas Sampah di pinggiran aliran Sungai Enim, Desa Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu mendapat respon positif dari pemerintah desa maupun elemen masyarakat.

Hebatnya lagi, area zona bebas sampah ini dijadikan salah satu objek wisata yang kini bisa dimanfaatkan masyarakat setempat maupun warga yang kebetulan melintas. Lokasi tersebut bisa digunakan sebagai tempat beristirahat dan bagi penghobi fhoto tempat ini juga bisa dijadikan tempat berswafhoto (fhoto selfie).

Dwi aprianti diakhir massa jabatannya sebagai Kades Tanjung Agung saat dibincangi mengucapkan sebagai pemerintah desa mengucapkan banyak terimakasih kepada Polsek Tanjung Agung yang mana telah menjadi penggerak langsung kegiatan kegiatan gotong royong di Desa Tanjung Agung.

Diungkapkan Dwi, gebrakan yang dilakukan Kapolsek Tanjung Agung yang masih diingatnya adalah pada saat membersihkan tumpukan sampah di lokasi karang banjir dusun 4 tanjung agung dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, menurutnya disini apa yang dilakukan Kapolsek dan jajarannya begitu luar biasa. Tempat yang dulu penuh denngan tumpukan sampah sekarang menjadi bersih.

Baca Juga :  Kado Hari Lahir Kejaksaan RI, Mantan Inspektur Inspektorat Lahat Kembali Titip Uang Kerugian Negara Senilai 200 Juta Rupiah

“Bukan sekedar omong saja apa yang dilakukan pak Kapolsek Arif, kita sama sama melihat dan sama sama bekerja dalam kegiatan pembuatan Zona Bebas Sampah tersebut. Dari dulu kita mengadakan kegiatan gotong royong dengan kecamatan tapi masih tetap menjadi tumpukan sampah dan malah semakin bertambah. Baru kali inilah dengan adanya gebrakan dari polsek tanjung agung masalah sampah ini langsung dapat teratasi, sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada Polsek Tanjung Agung, saya bangga bisa bekerja sama dengan Polsek Tanjung Agung selama ini dalam melakukan pembinaan pada warga dan menciptakan hal hal positif untuk Desa Tanjung Agung. Semoga warga sadar pentingnya kebersihan lingkungan dan satu kalimat Ibarat pepatah dek tau ngilok’i jgn merusak ,” tuturnya.

Baca Juga :  VILLA D.A.W, Tempat Wajib Yang Musti Dikunjungi Saat Melancong Ke Pagaralam

Senada, Hendro Ketua Aliansi Pemuda Palupuh (A.P.P), menyampaikan pujiannya pada Aksi Gotong Royong membersihkan sampah di lokasi Karang Banjir, Desa Tanjung Agung, yang diinisiatif oleh Polsek Tanjung Agung pada, Jumat, 25 Oktober 2019. Menurutnya, aksi ini sangat bermanfaat dan sangat perlu dilanjutkan.

Tentunya sambung Hendro, harapannya agar lapangan Karang Banjir tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara profesional, misalnya dijadikan aset wisata atau lokasi pasar kuliner agar dapat mengkatrol pertumbuhan ekonomi warga desa Tanjung Agung.

Sama halnya, Hariansah (24), warga kampung 6 Desa Tanjung Agung menyampaikan harapan yang senada dengan Ketua A.P.P. Lapangan Karang Banjir tersebut diharapkan dapat menjadi sarana berkreatifitas dan berkarya bagi warga desa.

“Sudah dibantu, dimotori langsung Pak Kapolsek, sebagai warga hendaknya kita sama sama menjaga apa yang sudah dibuat. Semoga ke depan kepada seluruh warga masyarakat tanjung Agung dan sekitarnya jangan lagi membuang sampah di area zona bebas sampah,” tuturnya.

Berita Terkait

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia
Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:31 WIB

Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam

Berita Terbaru