Tak Ada Kejelasan, Masyarakat Empat Desa Di Kikim Barat Blokade Jalan Masuk Perusahaan

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Geram karena belum juga mendapatkan kejelasan terkait duduk masalah sengketa lahan antara masyarakat dengan pihak PT. Aditarwan, perwakilan masyarakat empat desa meliputi Desa Suka Merindu, Lubuk Seketi, Jajaran Lama dan Purworejo di Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat kembali mengadakan unjuk rasa di dua titik pintu masuk ke perusahaan.

Unjuk rasa hari ini, Rabu (26.01.2022) dipimpin langsung firdaus selaku kordinator warga empat desa, ujuk rasa yang diikuti ratusan masyarakat kali ini memblokade jalan masuk ke perusahaan dengan cara membuat parit di jalan masuk PT.Aditarwan, memagar jalan, memasang sepanduk bertuliskan Bahwa PT.Adtarwan Sudah mengajukan HGU akan tetapi masyarakat belum Clear and Clean dan Semua Aktivitas atas nama PT. Aditarwan dimohon hentikan segera (Meninggalkan Tempat Ini).

Baca Juga :  Nobar Film 22 Menit, Sebagai Sosialisasi Sadarkan Masyarakat Perangi Terorisme

Massa menuntut kejelasan terkai aksi dari tanggal 12 September 2021 sampai dengan hari ini Rabu tanggal 26 Januari 2022 belum ada titik terang perihal klaim tanah masyarakat, selanjutnya meminta kejelasan hasil dari mediasi ke Pemda Lahat yang mana setiap mediasi yang dilakukan tanpa dihadiri pihak perusahaan.

Selain itu, massa meminta tidak ada aktifitas lagi di lokasi perusahaan sebelum masalah dimaksud ada kejelasannya sampai masyarakat empat desa tersebut mendapatkan haknya kembali.

Baca Juga :  Mahasiswa Bandar Sabu, Ganja Dan Inex Jalan Kehutanan Diringkus Team Walet Polres Lahat

Pantauan media ini, petugas Kepolisian Sektor Kikim Barat meninggalkan lokasi massa ketika waktu sudah menjelang sore. Massa tetap bertahan dan bermalam untuk menjaga pintu masuk ke perusahaan agar kendaraan tidak bisa melintas.

Informasi terangkum, kegiatan unjuk rasa serupa yang beranggota massa yang berasal dari masyarakat di Kecamatan Kikim Selatan, hari ini juga memblokade jalan masuk ke PT. Aditarwan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kikim Selatan.

Berita Terkait

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia
Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam
Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Restocking 5.000 Ikan di Sungai Empayang, Peringatan Keras: Dijaga atau Sia-Sia

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Bursah ‘Semprot’ Pengawasan, Kadis Perikanan Membantah Keras Proyek Gagal

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:31 WIB

Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam

Senin, 12 Januari 2026 - 15:50 WIB

Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Berita Terbaru