Turun Langsung, AKBP Dolly Gumara SIK Pastikan Pagaralam Aman Dari Bahaya Covid 19

- Jurnalis

Senin, 26 Juli 2021 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Dolly Gumara SIK Pastikan Prokes Hajatan Berjalan

AKBP Dolly Gumara SIK Pastikan Prokes Hajatan Berjalan

Pagaralam, Detiksriwijaya – Tak mau hanya berpangku tangan, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK turun langsung dalam upaya pemutusan mata rantai Covid 19 di Kota Pagaralam.

Banyaknya masyarakat yang masih acuh terhadap bahaya virus dari Provisi Wuhan, Cina tersebut, memaksa perwira jebolan Akademi Polisi (Akpol) terbaik ke tiga tahun 1999 ini turun langsung di tengah lokasi kegiatan hajatan yang diadakan warga.

Teguran keras dan tegas, kerap disampaikan Dolly dalam setiap aksinya turun ke lokasi kegiatan maupun hajatan tempat berkumpulnya massa tersebut.

Keinginan kuat Dolly untuk membuat Kota Pagaralam tetap aman setiap saat telah ditegaskannya, saat pertama kali menginjakkan kaki di Kota Pagaralam saat sertijab menggantikan posisi Kapolres Pagaralam sebelumnya yakni AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIK.

Baca Juga :  Usai Konsumsi Sabu Di Kolam Pancingan Febi Dicokok Team Walet

Bila melihat kurangnya Protokol kesehatan (Prokes) di lokasi, tak jarang Dolly beserta beberapa personilnya langsung menerapkan protokol kesehatan, diantaranya menjaga jarak dengan mengatur langsung posisi kursi.

Selain itu, Dolly juga memastikan semuanya aman dalam Prokes. Himbauan penekanan wajib masker maupun mencuci tangan pun tak lupa disampaikan.

“Sudah kewajiban kita sebagai pelindung, pelayan maupun pengayom masyarakat. Apa yang kami laksanakan semata-mata demi kenyamanan kita bersama terkhusus untuk warga Kota Pagaralam. Kami berharap seluruh kegiatan yang ada ikuti Prokes yang ada,” ujar AKBP Dolly diminta tanggapan terkait seringnya aksi turun langsung ke tengah masyarakat. Senin, (26.07.2021).

Lanjut Dolly, pihaknya tak segan-segan untuk membubarkan kegiatan massa yang dianggap bakal berpotensi terjadinya penyebaran virus Covid 19. Tutur Dolly, intinya Polres Pagaralam bakal terus memantau agar prokes di Pagaralam, tetap berjalan dan bahkan harus menjadi kewajiban setiap warga untuk taat pada saat situasi pandemi sekarang ini.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Tiga Paslon Tandatangani Pernyataan Sikap

“Yang pertama kali kami hadir di lokasi hajatan adalah memastikan Prokesnya jalan atau tidak. Bila tidak, kita akan segera atur agar prokes dilakukan di lokasi hajatan.

Selebihnya, untuk hajatan kami himbau tidak makan prasmanan atau ambil sendiri. Sohibul hajat dalam hal ini, kita minta siapkan nasi kotak yang dibawa pulang saja ke rumah masing-masing,”terang Kapolres.

Bila sudah diingatkan, tetapi pihak sohibul hajat masih tetap membandel. Dikatakan Dolly, pihaknya tidak segan-segan untuk membubarkan acara tersebut.

“Kalau bandel dan tidak mau dengar, kami pastikan hajatan tersebut kami bubarkan,”pungkasnya.

Berita Terkait

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah
Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri
Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam
Skandal Bibit Nanas Rp60 Miliar: Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal, Kejati Bidik Akar Kebijakan
Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Kamis, 9 April 2026 - 19:20 WIB

Dari Pembelaan ke Pengakuan — Sidang Ilegal Driling Lahat Berubah Arah

Rabu, 8 April 2026 - 10:50 WIB

Judi Slot Jadi Pemantik, Ibu Tewas Dimutilasi Anak Sendiri

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:48 WIB

Operasi Pekat Dofior 1 Digelar, 25 Liter Cap Tikus Disita di Jantung Kota Sorong

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:31 WIB

Dari Gerobak ke Ruang Nongkrong: Jejak Panjang Kopi Doesoen di Pagaralam

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:46 WIB

Skandal Bibit Nanas Rp60 Miliar: Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal, Kejati Bidik Akar Kebijakan

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:32 WIB

Lakalantas Sebelum Jembatan Kembar Puntang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Berita Terbaru