Waktu yang Dipinjamkan untuk Cinta

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Saat Jaksa Meletakkan Berkas, Memeluk Peran sebagai Ayah”

 

Idealis.co.id, Kepulauan Belitung – Sore itu, matahari perlahan menurunkan cahayanya. Di tengah jeda dari rutinitas penegakan hukum, Ahmad Muzayyin, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Lahat, memilih menghabiskan waktu dengan satu hal yang paling berharga dalam hidupnya: kebersamaan dengan anak tercinta.

 

Tak ada toga, tak ada berkas perkara. Yang ada hanya sepeda, tawa kecil, dan langkah pelan yang dinikmati bersama. Di sela kayuhan, Muzayyin hadir sebagai seorang ayah—mendampingi, mendengar, dan memberi ruang bagi putrinya untuk tumbuh dengan rasa aman dan cinta.

Baca Juga :  Gemapela Lakukan Aksi, Kajari Lahat Sampaikan Ucapkan Terima Kasih

 

Baginya, momen sederhana seperti ini memiliki makna yang tak tergantikan. Sebab ia tahu, dalam waktu dekat, dirinya akan kembali ke Bumi Seganti Setungguan, Lahat, menjalankan amanah sebagai jaksa, mengabdi pada negara dengan segala konsekuensi waktu dan tanggung jawab yang tak ringan.

 

Namun sebelum kembali pada dunia yang penuh tuntutan itu, Muzayyin ingin memastikan satu hal: bahwa putrinya selalu merasakan kehadiran seorang ayah, bukan sekadar sosok yang sibuk dalam cerita.

Baca Juga :  Mantan Kadis BPMDES DK Dan Kabid ADM FJ Telah Diperiksa, Kajari Kebut Penetapan Tersangka Kegiatan Fiktif Peta Desa Lahat

 

“Anak ini adalah harta berharga saya,” ucapnya lirih, seolah berbicara pada dirinya sendiri.

 

Di balik ketegasan seorang penegak hukum, tersimpan hati seorang ayah yang memahami bahwa karier adalah perjalanan, tetapi keluarga adalah tujuan. Sore itu, kayuhan sepeda menjadi saksi bahwa cinta orang tua tak selalu hadir dalam kemewahan, melainkan dalam waktu yang sengaja disediakan—meski hanya sejenak, namun penuh makna.

Berita Terkait

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
Uang Negara Nyaris Menguap, Kasi Datun Kejari Lahat Tarik Kembali Rp1,6 Miliar
SMSI Lahat Audiensi dengan Kajari, Bahas Pelantikan dan Penguatan Sinergi
Di Bawah Sorot Publik, JPU Lahat Tegaskan Dakwaan Sesuai Koridor Hukum
Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa
Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan
Tegas Menuntut Mati, Bijak Menghentikan Perkara: Wajah Humanis Kasi Pidum Kejari Lahat
Rachmat Aqbar S.H., M.K.n : Jalan Hidup yang Memilihkan Hukum
“Jika kelak dunia terasa berat, ingatlah—rumahmu selalu ada di peluk ayah.”

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Kamis, 23 April 2026 - 14:08 WIB

Uang Negara Nyaris Menguap, Kasi Datun Kejari Lahat Tarik Kembali Rp1,6 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:25 WIB

SMSI Lahat Audiensi dengan Kajari, Bahas Pelantikan dan Penguatan Sinergi

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:25 WIB

Di Bawah Sorot Publik, JPU Lahat Tegaskan Dakwaan Sesuai Koridor Hukum

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIB

Dari Kantor Desa ke Lapas: Dana Rakyat Tanjung Dalam Berakhir di Meja Jaksa

Senin, 12 Januari 2026 - 15:50 WIB

Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:52 WIB

Tegas Menuntut Mati, Bijak Menghentikan Perkara: Wajah Humanis Kasi Pidum Kejari Lahat

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:34 WIB

Rachmat Aqbar S.H., M.K.n : Jalan Hidup yang Memilihkan Hukum

Berita Terbaru